Panduan Praktis Menyusun Modul Ajar PAUD Sesuai Kurikulum Merdeka
Kurikulum Merdeka merupakan salah satu bentuk pembaruan sistem pendidikan nasional yang menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Dalam konteks Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kurikulum Merdeka berfokus pada pengembangan enam aspek perkembangan anak, yaitu nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan seni. Untuk mencapai tujuan tersebut, pendidik perlu memiliki pedoman pembelajaran yang terencana dan terstruktur, salah satunya melalui modul ajar.
1. Pengertian Modul Ajar PAUD
Modul ajar adalah rancangan pembelajaran yang dikembangkan oleh pendidik sebagai panduan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar agar sesuai dengan capaian pembelajaran (CP) dan alur tujuan pembelajaran (ATP) dalam Kurikulum Merdeka. Modul ajar berfungsi sebagai alat bantu guru untuk mengelola proses belajar secara efektif, fleksibel, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di lembaga PAUD. Dengan kata lain, modul ajar berperan sebagai panduan komprehensif bagi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran merdeka yang kontekstual dan bermakna bagi anak usia dini.
2. Langkah-Langkah Praktis Menyusun Modul Ajar PAUD
a. Menentukan Capaian Pembelajaran (CP)
Guru perlu menelaah dokumen Kurikulum Merdeka PAUD untuk mengidentifikasi CP fase fondasi yang akan dikembangkan. CP ini menjadi dasar dalam menentukan arah kegiatan pembelajaran.
b. Menetapkan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Setelah CP ditentukan, guru menyusun ATP sebagai turunan yang lebih operasional. ATP menggambarkan tahapan kemampuan yang diharapkan dicapai anak secara bertahap.
c. Merumuskan Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran disusun dengan memperhatikan aspek perkembangan anak, karakteristik peserta didik, serta konteks lingkungan belajar. Tujuan sebaiknya menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati.
d. Menyusun Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran hendaknya disusun dalam bentuk kegiatan bermain yang bermakna, aktif, dan menyenangkan. Guru dapat memanfaatkan pendekatan tematik atau berbasis proyek sederhana yang relevan dengan dunia anak.
e. Menentukan Asesmen
Asesmen dalam PAUD berfungsi untuk memantau perkembangan anak, bukan untuk menilai benar atau salah. Guru dapat menggunakan observasi, catatan anekdot, atau portofolio hasil karya anak.
f. Menyediakan Media dan Sumber Belajar
Sumber belajar dapat berasal dari lingkungan sekitar, bahan alam, atau alat permainan edukatif (APE). Pemilihan media harus memperhatikan keamanan, fungsi, dan kesesuaian dengan tema kegiatan.
g. Refleksi dan Tindak Lanjut
Guru perlu melakukan refleksi terhadap pelaksanaan modul ajar yang telah digunakan, meninjau efektivitasnya, serta memperbaiki bagian yang perlu disesuaikan untuk kegiatan berikutnya.
3. Prinsip Penyusunan Modul Ajar PAUD
-
Berpusat pada anak: kegiatan disesuaikan dengan minat, kebutuhan, dan tahap perkembangan anak.
-
Bermain sebagai sarana belajar: kegiatan harus menyenangkan dan menstimulasi seluruh aspek perkembangan.
-
Kontekstual dan fleksibel: isi modul dapat disesuaikan dengan kondisi daerah, budaya, dan sumber daya lembaga.
-
Integratif: setiap kegiatan harus mengembangkan lebih dari satu aspek perkembangan anak.
🧩 Trivia: Fakta Menarik tentang Modul Ajar PAUD dalam Kurikulum Merdeka
-
🎨 Modul ajar bukan dokumen kaku!
Guru PAUD dapat menyesuaikan isi modul ajar sesuai dengan karakteristik anak dan kondisi lingkungan belajar. Artinya, setiap lembaga PAUD bisa memiliki modul yang unik dan kontekstual. -
🧠Kegiatan bermain = belajar bermakna.
Dalam Kurikulum Merdeka, bermain bukan sekadar aktivitas hiburan, tetapi sarana utama untuk mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak. -
📘 Tidak wajib sama antar sekolah.
Modul ajar PAUD bersifat fleksibel — tidak harus seragam antar satuan pendidikan. Yang penting, tetap berpijak pada capaian pembelajaran (CP) fase fondasi. -
💡 Guru adalah perancang sekaligus fasilitator.
Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga merancang pengalaman belajar anak melalui kegiatan yang menyenangkan, eksploratif, dan berbasis proyek sederhana. -
🌱 Refleksi adalah kunci keberlanjutan.
Setiap akhir kegiatan, guru dianjurkan melakukan refleksi untuk memperbaiki dan menyesuaikan modul ajar berikutnya agar semakin efektif dan relevan. -
🧩 Modul ajar bisa dikembangkan kolaboratif.
Beberapa lembaga PAUD kini mulai menyusun modul ajar bersama dalam komunitas belajar guru (KGB/KKG), agar ide dan praktik terbaik dapat saling dibagikan.