5 Aspek Penilaian dalam Rapor PAUD Kurikulum Merdeka
Penilaian di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan proses penting untuk mengetahui sejauh mana perkembangan dan capaian belajar anak sesuai dengan tahap usianya. Dalam Kurikulum Merdeka, penilaian di PAUD tidak berfokus pada angka atau nilai kuantitatif, melainkan pada proses pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh.
Rapor PAUD berfungsi sebagai catatan deskriptif perkembangan anak yang berisi gambaran utuh mengenai kemajuan, kekuatan, dan area yang masih perlu didukung dalam pembelajaran. Penilaian dilakukan secara berkelanjutan, autentik, dan holistik, berdasarkan pengamatan guru terhadap perilaku anak dalam kegiatan bermain dan belajar sehari-hari.
Kurikulum Merdeka menetapkan lima aspek utama yang menjadi dasar penilaian dalam rapor PAUD, yaitu:
-
Nilai Agama dan Budi Pekerti
-
Jati Diri
-
Dasar-Dasar Literasi
-
Dasar-Dasar Matematika
-
Keterampilan Sosial dan Motorik
1. Nilai Agama dan Budi Pekerti
Aspek ini menilai bagaimana anak mengenal dan mempraktikkan nilai-nilai moral, etika, serta spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Contohnya: berdoa sebelum makan, mengucapkan salam, menolong teman, dan menghormati guru.
Guru menilai melalui kebiasaan spontan anak dan interaksi mereka di lingkungan sekolah.
2. Jati Diri
Jati diri mencakup kesadaran anak terhadap dirinya sendiri, seperti mengenal nama, jenis kelamin, emosi, dan kemampuan mengelola perasaan.
Anak yang memiliki jati diri kuat akan lebih percaya diri, mandiri, dan mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya dengan baik.
Guru dapat mengamati melalui cara anak berbicara, mengekspresikan diri, serta tanggung jawab terhadap tugas-tugas kecilnya.
3. Dasar-Dasar Literasi
Aspek ini menilai kemampuan anak dalam mengenal huruf, bunyi, gambar, dan memahami makna sederhana dari cerita atau percakapan.
Fokusnya bukan pada kemampuan membaca-menulis formal, tetapi pada pengenalan dan minat terhadap bahasa dan komunikasi.
Contohnya: anak mampu menceritakan kembali isi cerita, menebak gambar, atau mengenali huruf awal dari namanya.
4. Dasar-Dasar Matematika
Penilaian ini mencakup kemampuan anak dalam berpikir logis, mengenal angka, bentuk, ukuran, pola, dan urutan.
Guru menilai dari aktivitas bermain, seperti menghitung mainan, menyusun balok, atau mengelompokkan benda berdasarkan warna dan bentuk.
Tujuannya agar anak memahami konsep-konsep dasar matematika secara alami melalui pengalaman konkret.
5. Keterampilan Sosial dan Motorik
Aspek ini menggabungkan kemampuan anak dalam berinteraksi dengan orang lain serta mengontrol gerak tubuhnya.
Keterampilan sosial terlihat dari kemampuan bekerja sama, berbagi, menunggu giliran, dan menghargai teman.
Sementara keterampilan motorik mencakup motorik halus dan kasar, seperti menggambar, memegang pensil, melompat, atau menari.
Trivia Menarik tentang Penilaian PAUD Kurikulum Merdeka
✨ 1. Tidak ada nilai angka.
Rapor PAUD disajikan dalam bentuk deskripsi naratif yang menggambarkan proses belajar anak, bukan hasil akhir.
✨ 2. Guru sebagai pengamat utama.
Penilaian dilakukan melalui observasi langsung saat anak bermain dan berinteraksi, bukan melalui tes atau ujian.
✨ 3. Berbasis kekuatan anak.
Setiap catatan di rapor menonjolkan kelebihan dan potensi anak, bukan hanya kekurangannya.
✨ 4. Bersifat individual dan unik.
Setiap anak memiliki laju perkembangan berbeda; tidak ada perbandingan antar anak.
✨ 5. Orang tua ikut terlibat.
Guru dan orang tua bekerja sama memantau perkembangan anak melalui komunikasi rutin dan laporan berkala.
Penilaian bukan sekadar hasil, tetapi cerminan perjalanan belajar anak menuju tumbuh kembang yang optimal dan bahagia.