Metodologi Mixed-Methods dalam Penelitian PAUD: Kapan Digunakan?
Metodologi mixed-methods adalah pendekatan penelitian yang menggabungkan metode kuantitatif dan metode kualitatif dalam satu studi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena yang diteliti. Dalam konteks penelitian PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), metode ini sangat relevan karena perkembangan anak tidak hanya dapat diukur secara numerik, seperti keterampilan motorik atau kemampuan berhitung, tetapi juga melalui aspek kualitatif seperti interaksi sosial, emosi, dan kreativitas. Penelitian kuantitatif memberikan data yang terukur dan dapat dianalisis secara statistik, misalnya melalui tes, observasi terstruktur, atau angket, sedangkan penelitian kualitatif mengeksplorasi pengalaman, pandangan, dan proses belajar anak melalui wawancara, observasi mendalam, atau studi kasus.
Metodologi mixed-methods biasanya digunakan ketika satu pendekatan saja tidak cukup untuk menjawab pertanyaan penelitian secara menyeluruh. Misalnya, seorang peneliti ingin mengetahui efek program membaca terhadap kemampuan literasi anak, sekaligus memahami bagaimana anak merespons kegiatan tersebut secara emosional dan sosial. Dengan mixed-methods, data kuantitatif bisa menunjukkan peningkatan skor literasi, sementara data kualitatif bisa mengungkap alasan di balik peningkatan atau hambatan yang dialami anak. Dalam penelitian PAUD, pendekatan ini juga membantu guru dan orang tua mendapatkan gambaran holistik tentang perkembangan anak, sehingga strategi pembelajaran bisa lebih tepat sasaran.
Trivia menarik: meskipun mixed-methods terkesan modern, konsep penggabungan metode sudah digunakan sejak awal abad ke-20. Namun, baru pada tahun 1980-an istilah "mixed-methods" mulai populer, khususnya di bidang pendidikan dan psikologi. Di PAUD, pendekatan ini semakin penting karena anak usia dini memiliki dunia pengalaman yang kaya, kompleks, dan tidak selalu bisa dijelaskan hanya dengan angka. Dengan menggunakan mixed-methods, peneliti bisa menangkap warna-warni perkembangan anak sekaligus membuat data yang valid dan dapat diandalkan.