Integrasi Pendidikan Perubahan Iklim Pada Anak Usia Dini melalui Media Visual
Sumber: Dokumentasi Pribadi
Pembelajaran perubahan iklim pada anak usia dini merupakan upaya dalam meningkatkan SDGs (Sustainable Development Goals) ke-4 (Quality Education) dan ke-13 (Climate Action). Badan Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan Tahun 2024 tentang Pendidikan Perubahan Iklim menjelaskan bahwa pendidikan perubahan iklim merupakan upaya untuk memastikan anak-anak memiliki hak-hak dasar seperti hak hidup, perlindungan, pendidikan, dan partisipasi karena dimasa depan anak-anak akan menghadapi tantangan langsung dengan krisis iklim. Menurut Anggraeni (2025) pentingnya pendidikan perubahan iklim sejak usia dini adalah untuk membentuk perilaku pro-lingkungan. Anak-anak akan lebih memperhatikan keadaan sekitar dan melakukan tindakan kecil untuk menjaga lingkungan sekitar. Para guru menyadari bahwa anak-anak pada usia dini rentang terhadap pengaruh luar, sehingga penting untuk menanamkan nilai-nilai berkelanjutan sejak dini. Namun, saat memasukkan topik perubahan iklim dalam jadwal pembelajaran guru mengalami berbagai kendala, seperti minimnya sumber daya, keterbatasan materi dan media pembelajaran yang relevan.

Sumber : Dokumentasi Pribadi
Salah satu media yang dapat diadaptasi oleh guru untuk mengenalkan perubahan iklim adalah media KOMPI (Komik Mitigasi Perubahan Iklim). Media KOMPI merupakan media visual dengan menekankan kepada gambar animasi, warna serta balon kalimat yang kontras yang dapat meningkatkan rasa antusias anak untuk melihat. Topik yang diangkat dalam media KOMPI ini difokuskan pada satu faktor penyebab, satu dampak, serta satu bentuk kegiatan mitigasi terkait perubahan iklim, yaitu kerusakan lapisan ozon akibat peningkatan gas rumah kaca yang menyebabkan peningkatan suhu di perkotaan. Strategi mitigasi dilakukan secara bertahap: sebelum perubahan iklim, melalui penggunaan transportasi umum dan bersepeda untuk perjalanan jarak dekat; selama perubahan iklim, dengan penghematan air pada musim kemarau; dan setelah perubahan iklim, melalui penghijauan dengan penanaman pohon.
Dengan demikian, penerapan pendidikan perubahan iklim sejak usia dini melalui media seperti KOMPI menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi yang sadar lingkungan dan tangap terhadap krisis iklim. Melalui pengenalan kompetensi dasar penyebab, dampak, adaptasi, dan mitigasi anak-anak tidak hanya memperoleh pemahaman awal tentang isu lingkungan, tetapi juga dibekali dengan sikap dan tindakan konkret yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan yang relevan, afektif berbasis pengetahuan, aksi nyata, dan holistik akan menjadi fondasi penting dalam membangun kesadaran kolektif untuk masa depan bumi yang berkelanjutan.
Sumber
:
Anggraeni, I. (2025).
Persepsi Guru Terhadap Integrasi Edukasi Krisis Iklim Dalam Kurikulum
Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1).
Author : Lilik Sangadah Dwi Saputri
Editor : Lilik Sangadah Dwi Saputri