Cuaca dan Musim Jadi Petualangan Seru untuk Anak Usia Dini
Cuaca dan musim adalah fenomena alam yang memengaruhi kehidupan sehari-hari, termasuk aktivitas anak-anak. Cuaca mencakup kondisi udara di sekitar kita, seperti panas, hujan, atau angin, sementara musim adalah perubahan pola cuaca yang terjadi sepanjang tahun, misalnya musim hujan dan musim kemarau. Mengajarkan anak usia dini tentang cuaca dan musim tidak hanya mengenalkan mereka pada dunia sekitar, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan kemampuan observasi sejak dini.
Mengaitkan pembelajaran cuaca dan musim dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 13 tentang “Penanganan Perubahan Iklim”, membantu anak memahami pentingnya menjaga bumi dan berperan serta dalam aktivitas ramah lingkungan. Misalnya, mereka bisa belajar menanam tanaman saat musim hujan, atau memahami pentingnya hemat energi dan menjaga kebersihan lingkungan untuk mendukung iklim yang sehat.
Untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan, cuaca dan musim bisa dijadikan petualangan seru melalui berbagai aktivitas kreatif. Anak-anak dapat mencatat perubahan cuaca harian dalam buku kecil mereka, bermain peran sebagai “pembawa cuaca”, atau membuat prakarya dari daun, hujan buatan, dan awan dari kapas. Aktivitas ini tidak hanya mengasah kreativitas dan motorik halus, tetapi juga memperkuat pemahaman mereka terhadap alam.
Trivia Seru: Tahukah anak-anak bahwa awan bisa berbentuk berbeda-beda? Ada awan cumulus yang terlihat seperti kapas, awan stratus yang seperti selimut tipis di langit, dan awan cirrus yang halus seperti bulu. Dengan memperhatikan awan, anak-anak bisa menebak cuaca hari itu, lho!
Dengan pendekatan yang interaktif dan kreatif, belajar tentang cuaca dan musim menjadi pengalaman menyenangkan dan edukatif, sekaligus menumbuhkan kepedulian anak terhadap lingkungan sejak usia dini.