Belajar Sambil Bermain dari Timur Indonesia: Permainan Tradisional Papua dalam PAUD
Permainan tradisional Papua menyimpan kekayaan budaya yang luar biasa dan sangat relevan untuk diterapkan dalam pendidikan anak usia dini. Melalui PAUD, permainan tradisional tidak hanya menjadi aktivitas fisik, tetapi juga media belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak.
Secara pengertian, permainan tradisional Papua adalah bentuk permainan rakyat yang tumbuh dari kebiasaan masyarakat Papua dan diwariskan secara turun-temurun. Permainan ini biasanya menggunakan alat sederhana dari alam dan menekankan kebersamaan, ketangkasan, serta keterampilan sosial.
Dalam konteks PAUD, permainan tradisional Papua dapat menjadi sarana stimulasi perkembangan motorik, sosial, dan emosional anak. Anak belajar bergerak, berinteraksi, dan memahami aturan secara alami tanpa tekanan akademik.
Salah satu contoh permainan yang dapat diadaptasi adalah permainan lempar sasaran menggunakan biji atau batu kecil, yang terinspirasi dari aktivitas tradisional masyarakat Papua. Permainan ini melatih koordinasi mata dan tangan sekaligus mengajarkan fokus dan kesabaran.
Permainan berkelompok yang meniru kegiatan berburu atau menjelajah alam juga dapat dikemas secara aman dan sederhana. Anak-anak diajak bekerja sama, bergantian peran, dan saling membantu, sehingga nilai gotong royong tertanam sejak dini.
Permainan tradisional Papua sangat dekat dengan alam, sehingga cocok dipadukan dengan pembelajaran luar ruang. Anak dapat bermain sambil mengenal lingkungan, seperti tanah, kayu, daun, dan batu sebagai bagian dari alat bermain.
Guru PAUD berperan penting dalam mengadaptasi permainan agar sesuai dengan usia dan keselamatan anak. Intinya bukan meniru secara persis, tetapi mengambil esensi nilai dan gerak yang ramah anak.
Melalui permainan ini, anak juga diperkenalkan pada keberagaman budaya Indonesia. Papua tidak lagi terasa jauh, melainkan hadir dalam pengalaman bermain yang menyenangkan dan penuh makna.
Orang tua dapat dilibatkan dengan menceritakan asal-usul permainan atau mendampingi anak bermain di rumah. Kolaborasi sekolah dan keluarga membuat pembelajaran berbasis budaya menjadi lebih hidup.
Permainan tradisional Papua dalam PAUD membantu menanamkan rasa bangga terhadap budaya nusantara. Anak belajar bahwa setiap daerah memiliki keunikan yang patut dihargai dan dilestarikan.
Dengan memasukkan permainan tradisional Papua ke dalam kegiatan PAUD, pendidikan tidak hanya berfokus pada kesiapan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, identitas budaya, dan kecintaan terhadap keberagaman sejak usia dini.
Referensi:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal di PAUD.
Suyadi & Ulfah, M. (2020). Konsep Dasar PAUD Berbasis Kearifan Lokal.
UNESCO. (2019). Traditional Games and Early Childhood Development.
Created
Penulis edit dan Cover Edit : Faizatun Nikmah
Tulisan Dibuat Oleh : Ai.
SDGs terkait: SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 10 Berkurangnya Kesenjangan, SDG 11 Kota dan Komunitas Berkelanjutan