Sidang Proposal Disertasi: Pengembangan Model Pembelajaran Project Based Learning melalui Pendekatan Diferensiasi untuk Menstimulasi Kemampuan Berpikir Kreatif dan Berpikir Kritis Anak Usia Dini
[ https://s3paud.fip.unesa.ac.id/ ] Surabaya, 04 Agustus 2026 - Program Doktor (S3) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali melaksanakan salah satu tahapan penting dalam proses akademik melalui Sidang Proposal Disertasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara online pada Jumat, 04 Agustus 2026, pukul 10.33 WIB.
Sidang proposal disertasi ini diikuti oleh Tri Ayu Lestari Natsir dengan NIM 25012006014. Dalam kesempatan tersebut, Tri Ayu Lestari Natsir mempresentasikan proposal disertasi yang mengangkat judul “Pengembangan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) melalui Pendekatan Diferensiasi untuk Menstimulasi Kemampuan Berpikir Kreatif dan Berpikir Kritis Anak Usia Dini.”
Topik penelitian yang diangkat memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan pengembangan pembelajaran pada pendidikan anak usia dini. Kemampuan berpikir kreatif dan berpikir kritis merupakan bagian penting dalam perkembangan anak yang perlu distimulasi melalui pengalaman belajar yang bermakna. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya mengembangkan model pembelajaran yang memadukan Project Based Learning (PjBL) dengan pendekatan diferensiasi.
Melalui pendekatan tersebut, pembelajaran diarahkan agar anak memperoleh kesempatan untuk terlibat secara aktif dalam proses belajar. Project Based Learning memberikan ruang bagi anak untuk belajar melalui kegiatan berbasis proyek, sedangkan pendekatan diferensiasi memberikan perhatian terhadap keberagaman karakteristik, kebutuhan, kemampuan, serta cara belajar anak. Perpaduan keduanya diharapkan dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih sesuai dengan kondisi anak usia dini.
Pengembangan model pembelajaran tersebut juga menjadi upaya untuk menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan pembelajaran anak usia dini. Pembelajaran tidak hanya diarahkan pada pencapaian pengetahuan, tetapi juga pada pemberian kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi, menemukan gagasan, memecahkan permasalahan sederhana, mengambil keputusan, serta menghasilkan berbagai bentuk karya dan ide sesuai dengan pengalaman belajar yang diperoleh.
Dalam pelaksanaan sidang proposal, Tri Ayu Lestari Natsir didampingi oleh Prof. Dr. Budi Purwoko, S.Pd., M.Pd. selaku promotor dan Dr. Ruqoyyah Fitri, S.Ag., M.Pd. selaku ko-promotor. Kehadiran promotor dan ko-promotor memiliki peran penting dalam memberikan arahan terhadap rancangan penelitian, baik dari aspek substansi maupun pengembangan penelitian agar proposal yang disusun memiliki landasan dan arah penelitian yang jelas.
Sidang proposal juga melibatkan tim penguji yang terdiri atas Dr. Mallevi Agustin Ningrum, S.Pd., M.Pd. selaku ketua penguji, Prof. Dr. Mustaji, M.Pd. selaku penguji, serta Dr. Kartika Rinakit Adhe, S.Pd., M.Pd. selaku penguji. Para penguji memberikan telaah terhadap proposal yang dipresentasikan sebagai bagian dari proses akademik untuk memastikan kesiapan penelitian sebelum dilanjutkan pada tahap berikutnya.
Pelaksanaan sidang proposal menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memaparkan latar belakang, fokus permasalahan, tujuan, landasan penelitian, serta rancangan pengembangan yang akan dilakukan. Selain menjadi bagian dari tahapan akademik pendidikan doktoral, forum ini juga menjadi ruang ilmiah untuk memperoleh berbagai masukan yang dapat digunakan dalam menyempurnakan rancangan penelitian.
Penelitian mengenai pengembangan model pembelajaran PjBL melalui pendekatan diferensiasi diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran anak usia dini. Model yang dikembangkan nantinya diharapkan tidak hanya memperhatikan proses pembelajaran berbasis proyek, tetapi juga memberikan ruang bagi keberagaman kemampuan dan kebutuhan anak dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.
Kegiatan sidang proposal disertasi ini sekaligus menunjukkan pentingnya pengembangan penelitian di bidang pendidikan anak usia dini yang berorientasi pada kebutuhan perkembangan anak. Upaya untuk menstimulasi kemampuan berpikir kreatif dan berpikir kritis sejak usia dini menjadi bagian dari pengembangan pembelajaran yang dapat mempersiapkan anak untuk menghadapi berbagai pengalaman dan tantangan dalam proses perkembangannya.
Dengan dilaksanakannya sidang proposal ini, Tri Ayu Lestari Natsir diharapkan dapat memperoleh berbagai masukan konstruktif dari promotor, ko-promotor, dan tim penguji untuk menyempurnakan proposal disertasi. Setelah melalui proses perbaikan sesuai dengan hasil sidang, penelitian diharapkan dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya sehingga mampu menghasilkan model pembelajaran yang relevan dan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan praktik pendidikan anak usia dini.
Sidang proposal disertasi Program Doktor S3 PAUD UNESA ini menjadi salah satu bagian dari perjalanan akademik dalam menghasilkan penelitian yang inovatif dan berorientasi pada pengembangan kualitas pembelajaran anak usia dini. Melalui penelitian yang sistematis dan berlandaskan kajian ilmiah, pengembangan model pembelajaran PjBL melalui pendekatan diferensiasi diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan sesuai dengan keberagaman karakteristik anak.

Dokumentasi Sidang Proposal Disertasi Tri Ayu Lestari Natsir
Penulis: Nurlaili Firda Yuniar
Editor: Nurlaili Firda Yuniar
Cover: Nurlaili Firda Yuniar