Seminar Proposal Disertasi S3 PAUD UNESA Bahas Model Embodied Algorithmic Learning untuk Anak Usia 5–6 Tahun
[ https://s3paud.fip.unesa.ac.id/ ] Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menyelenggarakan Seminar Proposal Disertasi sebagai bagian dari tahapan akademik mahasiswa dalam mengembangkan dan mempertajam rancangan penelitian. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 08.00–09.30 WIB, dengan menghadirkan mahasiswa S3 PAUD UNESA, Jessica Festy Maharani, sebagai pemapar proposal disertasi.
Proposal yang dipresentasikan mengangkat judul “Model Embodied Algorithmic Learning untuk Meningkatkan Computational Thinking dan Kemampuan Non Lokomotor Usia 5–6 Tahun.” Topik tersebut mengangkat gagasan pembelajaran yang memadukan pengalaman gerak tubuh anak dengan pengembangan kemampuan berpikir komputasional, khususnya pada anak usia dini.
Dalam proposalnya, pendekatan Embodied Algorithmic Learning menjadi fokus utama yang dikembangkan untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan aktivitas tubuh sekaligus proses berpikir anak. Pendekatan ini menarik karena pembelajaran tidak hanya diarahkan pada kemampuan kognitif, tetapi juga memberikan ruang bagi anak untuk belajar melalui gerakan dan pengalaman langsung.
Pengembangan model tersebut juga diarahkan pada peningkatan computational thinking dan kemampuan nonlokomotor anak usia 5–6 tahun. Computational thinking pada anak usia dini dapat dikenalkan melalui pengalaman yang sederhana dan dekat dengan aktivitas anak, seperti mengikuti urutan, mengenali pola, memecahkan masalah, memberikan instruksi, serta memahami langkah-langkah dalam menyelesaikan suatu kegiatan.
Sementara itu, kemampuan nonlokomotor berkaitan dengan berbagai gerakan tubuh yang dilakukan tanpa berpindah tempat, seperti membungkuk, meregangkan tubuh, memutar, menekuk, mengayun, dan berbagai bentuk gerakan lainnya. Penggabungan kedua aspek tersebut menjadi bagian menarik dari penelitian yang diajukan karena memberikan peluang untuk menghadirkan pengalaman pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna bagi anak usia dini.

Dalam pelaksanaan seminar proposal, Jessica Festy Maharani memaparkan rancangan penelitian di hadapan tim akademik. Kegiatan berlangsung secara langsung di lingkungan kampus, sebagaimana terlihat dari dokumentasi seminar yang memperlihatkan proses pemaparan proposal dan sesi bersama setelah kegiatan berlangsung.
Proposal tersebut mendapat pendampingan dari Prof. Dr. Budi Jatmiko, M.Pd. selaku promotor dan Dr. Mallevi Agustin Ningrum, S.Pd., M.Pd. selaku co-promotor. Kehadiran promotor dan co-promotor menjadi bagian penting dalam proses penyusunan proposal, terutama dalam memberikan arahan terhadap landasan teori, rancangan model, metodologi penelitian, serta keterkaitan antara variabel yang dikembangkan.
Seminar proposal menjadi salah satu tahap penting dalam perjalanan akademik mahasiswa program doktor. Melalui forum tersebut, rancangan penelitian tidak hanya dipresentasikan, tetapi juga memperoleh masukan dan telaah akademik yang dapat digunakan sebagai dasar untuk menyempurnakan penelitian sebelum memasuki tahapan selanjutnya.
Pengembangan model pembelajaran yang mengintegrasikan gerakan tubuh dan computational thinking juga memiliki relevansi dengan kebutuhan pembelajaran anak usia dini saat ini. Anak tidak hanya membutuhkan kegiatan yang melatih kemampuan berpikir, tetapi juga membutuhkan kesempatan untuk bergerak, mencoba, mengeksplorasi, mengikuti aturan, dan menyelesaikan masalah melalui pengalaman konkret.
Melalui penelitian ini, pengembangan model Embodied Algorithmic Learning diharapkan dapat memberikan alternatif pembelajaran yang mampu menghubungkan aktivitas fisik, proses berpikir, pemecahan masalah, dan pengalaman belajar anak usia dini secara terpadu.
Seminar proposal disertasi ini sekaligus menjadi ruang akademik untuk menguji kesiapan gagasan penelitian dan memperoleh masukan sebelum penelitian dikembangkan lebih lanjut. Dengan adanya proses diskusi dan evaluasi akademik, proposal diharapkan semakin terarah serta memiliki kontribusi bagi pengembangan pembelajaran anak usia dini, khususnya dalam stimulasi computational thinking dan kemampuan gerak nonlokomotor anak usia 5–6 tahun.

Flyer Seminar Proposal Disertasi Jessica Festy Maharani
Penulis: Nurlaili Firda Yuniar
Editor: Nurlaili Firda Yuniar
Cover : Nurlaili Firda Yuniar