EMONESA: Inovasi Robot Edukatif UNESA untuk Mendukung Pembelajaran Emosi Anak Autisme
[ https://s3paud.fip.unesa.ac.id/ ] Komitmen Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam menghadirkan inovasi pendidikan inklusif kembali diwujudkan melalui pengembangan EMONESA (Emotion and UNESA), sebuah robot edukatif interaktif yang dirancang untuk membantu anak autisme mengenali dan mengekspresikan emosi melalui pendekatan teknologi yang ramah anak.
Inovasi ini merupakan hasil penelitian yang diketuai oleh Prof. Dr. Sujarwanto, M.Pd. bersama tim peneliti yang terdiri atas Wulan Patria Saroinsong, S.Psi., M.Pd., Ph.D., Muhammad Nurul Ashar, S.Pd., M.Ed., dan Ricky Setiawan, S.Pd.SD., M.Ed. Penelitian ini menjadi bagian dari upaya pengembangan teknologi pendidikan yang mendukung layanan pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus, khususnya anak dengan spektrum autisme.
Pengembangan EMONESA merupakan kelanjutan dari roadmap penelitian yang telah dimulai sejak tahun 2024. Melalui berbagai kajian dan uji coba, robot interaktif dipilih sebagai media yang lebih efektif karena mampu menciptakan interaksi yang lebih natural dan menarik bagi anak. Dari sinilah lahir EMONESA, robot edukatif yang dirancang khusus untuk membantu anak mengenali berbagai ekspresi dan emosi dalam suasana belajar yang menyenangkan.
EMONESA memiliki tiga fitur utama yang saling terintegrasi. Fitur pertama adalah music, yang berfungsi sebagai stimulus awal untuk menciptakan rasa nyaman dan meningkatkan kesiapan anak sebelum memasuki aktivitas pembelajaran emosi. Fitur kedua adalah pengenalan sebelas jenis basic emotion yang disusun berdasarkan teori emosi yang relevan untuk kebutuhan anak autisme. Melalui fitur ini, anak dapat belajar mengenali berbagai ekspresi emosi secara bertahap dan interaktif. Sementara itu, fitur ketiga adalah storytelling, yang memungkinkan anak memilih salah satu emosi yang telah dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi atau cerita tertentu sehingga pemahaman emosi menjadi lebih kontekstual.
Salah satu keunggulan EMONESA adalah kemudahan penggunaannya. Robot ini tidak memerlukan koneksi Wi-Fi berbayar untuk beroperasi. Seluruh fitur dapat dikendalikan melalui aplikasi pada telepon pintar sehingga lebih praktis digunakan oleh guru, terapis, maupun orang tua dalam berbagai lingkungan pembelajaran. Selain itu, tim peneliti juga tengah merancang pengembangan versi portabel yang diharapkan dapat memperluas akses penggunaan robot ini di sekolah maupun pusat layanan anak berkebutuhan khusus.
Dalam proses pengembangannya, tim peneliti UNESA menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Mitra tersebut meliputi Arka Educa sebagai tim pengembang teknologi, perguruan tinggi mitra dari Uzbekistan, serta Lab School UNESA sebagai salah satu lokasi implementasi dan pengembangan produk. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan memiliki kualitas akademik, teknologi, dan implementasi yang kuat.
Kedepannya, tim peneliti berharap EMONESA dapat memasuki tahap hilirisasi dan komersialisasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas. Melalui pengembangan EMONESA, UNESA menunjukkan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif menghasilkan inovasi berbasis riset untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Kehadiran robot edukatif ini diharapkan dapat membantu anak autisme dalam mengembangkan kemampuan mengenali emosi, meningkatkan interaksi sosial, serta mendukung terwujudnya pembelajaran inklusif yang berkualitas.